Aksi 21 Mei 2015 di Istana Negara

image

[MIPA PRESS RELEASE]
“Aksi 21 Mei 2015 Istana Negara”

Hidup Mahasiswa.! Hidup Rakyat Indonesia.!

Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih banyak kepada rekan2 kema Unpad yang telah berjuang & bersama-sama menjadi penyambung lidah rakyat. Perlu diketahui massa aksi kita berjumlah sekitar 2.500 orang yang tersebar lebih dari 51 kampus se-Indonesia, mulai dari Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan dan provinsi lainnya.

Kamis, 21 Mei 2015 ini bertepatan dengan hari reformasi ke-17 yang pada waktunya dulu (Kamis, 21 Mei 1998) sejarah telah mencatat bahwa seluruh mahasiswa bersatu padu dari berbagai wilayah dengan tekad & semangat yang sama berjuang memperbaiki kondisi bangsa.

Aksi dimulai dari pagi hari dari kampus UNJ kemudian longmarch dari Tugu Patung Kuda hingga Istana Negara. Alhamdulillah sesampainya di Istana “Rakyat” kami langsung disambut ribuan polisi dan keamanan Istana yang membuat semangat kami semakin terbakar. Masing-masing presiden mahasiwa dan perwakilan kampus pun berorasi untuk menyampaikan tuntutan sebagai rekomendasi mahasiswa kepada para pemegang kebijakan.

Beberapa tuntutan yang kami bawa aksi nasional BEM-SI ini yaitu:
1. Menuntut pemerintah untuk mengembalikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) & mencabutnya dari mekanisme pasar.
2. Menuntut pemerintah untuk 100% menasionalisasi aset negara Blok Mahakam & Freeport sebagai salah satu aset negara yang harus kita kelola sendiri.
3. Menuntut Jokowi untuk hadir dalam dialog terbuka bersama mahasiswa.

Sekitar jam 3 sore akhirnya pihak istana berkenan menerima 50 perwakilan presiden mahasiswa dari masing2 kampus se-Indonesia untuk audiensi dan menanggapi tuntutan kami. Hadir pada saat itu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekertaris Kabinet Andi Widjajanto, Kepala Staff Kepresidenan
Luhut Pandjaitan dan Anggota Tim Komunikasi Presiden Teten Masduki. Proses audiensi berjalan alot & beberapa kali terjadi perbedaan pendapat antara mahasiswa dengan pihak istana. Setelah beradu argumen, akhirnya disepakati bahwa Presiden Joko Widodo akan berdialog secara TERBUKA dengan Mahasiswa hari Senin, 25 Mei 2015 pukul 08.00 WIB yang akan ditayangkan secara LIVE di seluruh Channel Televisi Nasional. Adapun poin inti dialog nanti adalah respon Jokowi terkait tuntutan mahasiswa yang sudah disampaikan kepada beliau.

Aksi Selesai pukul 18.00 WIB setelah perwakilan dari Istana, Bapak Luhut Pandjaitan (Kepala Staff Kepresidenan) menyampaikan hasil audiensi serta membacakan tuntutan mahasiswa kepada ribuan massa aksi.

Terimakasih, semoga nurani perjuangan kita akan terus menyala, tak kenal lelah di balik setiap gunjingan, hingga hembusan nafas terhenti untuk rakyat & Indonesia tercinta. Hidup Mahasiswa.!
Hidup Rakyat Tertindas Indonesia.!

Jum’at, 22 Mei 2015
Presiden Kema Unpad,
Aa Habib Baihaqi