DISKUSI SERU : Ada Apa dengan (kurangnya) Prestasi Unpad di Bidang PKM?

Tempat            : Sekre BEM Kema FMIPA Unpad

Hari/tanggal    : Jum’at, 21 Oktober 2016

Hasil

  1. Kenapa PKM kurang diminati oleh mahasiswa Unpad? Beberapa faktor yang membuat PKM kurang diminati yaitu tidak adanya ide, kurangnya fasilitas dari birokrasi dan rasa malas.
  2. Apa faktor yang memicu malasnya mahasiswa untuk membuat PKM? Banyak mahasiswa belum mengetahui manfaat dan keuntungan dari PKM ini. salah satunya keuntungannya ketika PKM didanai.
  3. Kenapa tahun ini Unpad (khususnya MIPA) merosot dalam prestasi PKM yang lolos didanai Dikti maupun lolos PIMNAS? Sebenarnya bukan hanya Unpad, tetapi Dikti telah membagi kuota peserta yang lolos ke PIMNAS.
  4. Apa dampak positif dan negatif untuk kita jika membuat PKM? Positif : Melatih kita dalam menulis esai dan jika didanai oleh Dikti dan lolos PIMNAS kita dapat menjadi kebanggaan Universitas dan “dianak emaskan”.
  5. Bagaimana upaya supaya dapat menarik mahasiswa (khususnya MIPA) untuk mengikuti PKM? Dengan diberi usulan ide, adanya dosen pembimbing, birokrasi dimudahkan, adanya pelatihan khusus PKM, menjadikan PKM sebagai tugas wajib dari pihak dekanat, misalnya : menjadikan PKM sebagai nilai tambah dalam tugas atau sebagai syarat unutk mengikuti sidang.

 

Dari diskusi ini, menghasilkan aspirasi dari mahasiswa untuk pihak dekanat, yaitu : PKM dapat berjalan dengan dukungan berbagai pihak, salah satunya dari dosen pembimbing. Jika PKM wajib untuk mahasiswa, maka seluruh dosenpun harus mengerti mengenai PKM, terutama dosen pembimbing. Hal ini dapat dilakukan dengan diadakannya pelatihan PKM untuk dosen pembimbing.