Diskusi SERU: UKT, Sesuaikah Praktiknya?

Jatinangor- UKT (Uang Kuliah Tunggal), yang merupakan sebuah sistem pembayaran yang saat ini berlaku di seluruh PTN. Ketentuan ini berdasarkan Permendikbud No. 55 Tahun 2013 Pasal 1 Ayat 3, yakni “Setiap mahasiswa hanya membayar satu komponen saja (bernama UKT)“. Tapi, pada praktiknya tidak berjalan sesuai dengan ketentuan. Isu inilah yang diangkat dalam diskusi seru pada Senin (23/05) di pelataran Masjid Nurul Ilmi. Perwakilan dari setiap himpunan di FMIPA hadir untuk menyalurkan suaranya mengenai UKT ini.

Diskusi ini terfokus kepada beberapa komponen yang seharusnya dibiayai UKT, seperti KKN dan kuliah lapangan. Dalam kenyataannya, pada KKN mahasiswa masih harus membayar sendiri transportasi pulang dan penginapan. Hasil diskusi SERU ini, mahasiswa berpendapat seharusnya universitas membiayai transportasi pulang-pergi dan penginapan. Kedepannya hal ini akan difollow up dengan pihak yang memeiliki otoritas untuk membahas hal tersebut secara resmi dan hasil diskusi ini rencananya kan diinfokan melalui koordinator angkatan masing-masing prodi.(persfmipa)

             “Belajar untuk lebih kritis dan menggali isu yang ada. Salah satu caranya dengan mengikuti diskusi SERU.”